Wanita-Wanita Pengukir Sejarah (bagian ke-17): Asma’ binti Yazid

Nama lengkapnya adalah Asma’ binti Yazid bin Sukun bin Rafi’. la termasuk dari golongan kaum Anshar. la juga dijuluki sebagai juru bicara kaum wanita, sebab tak ada satupun wanita Arab yang mampu menandingi kepiawaiannya dalam berkhutbah. la termasuk wanita yang sangat pemberani dan tangguh. la terjun langsung dalam perang Yarmuk dan berhasil membunuh 9 tentara Romawi yang sedang berada dalam persembunyiannya.

la pernah mendatangi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang sedang bersama para Sahabatnya. Asma’ binti Yazid berkata kepada Rasulullah “Engkau bagaikan ibu dan sekaligus ayahku wahai Rasul.” Keberadaanku di sini adalah untuk mewakili para wanita. Bahwasanya Allah telah mengutusmu untuk segenap laki-laki dan perempuan. Kami mengimanimu dan juga Tuhanmu. Aku akan memberitahukan kepadamu, bahwa kita kaum wanita tak mempunyai gerak yang leluasa tak sebagaimana laki-laki. Amal perbuatan kami hanya sebatas amal perbuatan yang bersifat rumah tangga saja, tempat pelampiasan nafsu kalian dan sekaligus untuk mengandung dan melahirkan anak-anak kalian pula. Ini berbeda dengan kalian semua wahai kaum laki-laki! Kalian melebihi kami dalam hal berjamaah, menjenguk orang sakit, mengantarkan mayat ke kuburan, Haji, dan yang lebih utama lagi adalah kemampuan kalian untuk melakukan Jihad di jalan Allah. Amal perbuatan kami di saat kalian pergi Haji atau melakukan Jihad hanya sebatas menjaga harta, mencuci pakaian, dan mendidik anak-anak kalian pula. Oleh karena itu, kami ingin bertanya kepada kalian, apakah amal perbuatan kami itu pahalanya bisa disetarakan dengan amal perbuatan kalian?

Mendengar perkataan tersebut, Rasulullah sempat tersentak dan seketika itu langsung menoleh kepada para sahabatnya, seraya berkata “apakah kalian pernah mendengar sebuah perkataan yang lebih baik daripada perkataan seorang wanita yang sedang membahas permasalahan-permasalahan agamanya?

Menjawablah para sahabat Rasul: ‘wahai Rasul kami sama sekali tidak menyangka kalau para wanita mempunyai keinginan yang mulia semacam itu.’ Kemudian Rasulullah menoleh kepada Asma’ bin Yazid, seraya berkata: “engkau pahamlah dan sampaikanlah apa yang akan aku katakan nanti kepada wanita-wanita selainmu. Bahwa perlakuan baik salah seorang di antara mereka kepada suaminya, dan meminta keridhaan suaminya, mengikuti (patuh terhadap) apa yang ia disetujuinya, itu semua setimpal dengan seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum lelaki. Mendengar jawaban Nabi itu, Asma’ langsung beranjak pergi meninggalkan tempat itu seraya mengucapkan tahlil dan takbir merasa gembira dengan apa disabdakan Rasuslullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

la juga termasuk periwayat Hadits Nabi. Banyak sekali para perawi Hadits yang meriwayatkan Hadits darinya. la telah meriwayatkan sekitar 80 Hadits Nabi.

— Bersambung

sumber: dakwatuna.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s