L.3. Sarana-Sarana Tarbiyah

L.3. Sarana-sarana TarbiyahProses dakwah Islamiyah ini tidak bisa dan tidak boleh dilakukan dengan sporadis, asal-asalan, dan tanpa alat. Begitupun dalam mentarbiyah para peserta, diperlukan beragam perangkat yang komprehensif untuk mendukung tercapainya tujuan tarbiyah. Perangkat-perangkat itu meliputi:

1. USRAH

a. Definisi usrah: wadah yang menampung kumpulan orang-orang yang terikat oleh kepentingan yang sama, yaitu: bekerja, mentarbiyah, dan mempersiapkan kekuatan untuk Islam.

b. Tujuan: tujuan usrah di antaranya adalah untuk membentuk kepribadian Islami para anggotanya dan untuk mengukuhkan makna ukhuwah yang sesungguhnya dalam diri anggota.

c. Agenda acara atau program dalam usrah antara lain:

    • Evaluasi umum kondisi dan aktivitas anggota
    • Mengkaji permasalahan dakwah mutakhir
    • Membaca risalah dan arahan pemimpin umum usrah
    • Berdiskusi dengan semangat saling menasehati dan etika penghormatan yang tinggi. Dilarang berdebat negatif dan provokatif
    • Mengkaji buku-buku yang berkualitas
    • Merealisasikan makna ukhuwah dalam pergaualan praktis, seperti menjenguk saudara yang sakit, mencari informasi tentang saudara absen, dan memberi perhatian kepada orang yang memutuskan hubungan.
2. KATIBAH

a. Definisi katibah: kegiatan khusus dalam mentarbiyah anggota yang bertumpu pada tarbiyah ruhani, pelembutan hati, penyucian jiwa, dan membiasakan fisik untuk melaksanakan ibadah secara umum, tahajud, dzikir, tadabur dan merenung.

b. Tujuan katibah: untuk menciptakan keharmonisan bangunan kepribadian Islam yang utuh kepada para anggota dengan menanamkan karakter pandai mendekatkan diri kepada Alah

c. Agenda katibah:

    • Shalat maghrib berjamaah dilanjutkan dengan berbuka puasa
    • Sambutan pembukaan dari pemimpin katibah atau yang ditunjuk oleh pemimpin
    • Pembacaan al-Qur’an oleh Qari’ dan disimak oleh seluruh peserta.
    • Membaca wirid al-ma’tsurat wazhifah kubra sendiri-sendiri, kecuali diagendakan secara bersama-sama
    • Bangun di sebagian malam
    • Shalat tahajjud beberapa rekaat sebelum fajar secara munfarid dan dengan bacaan pelan yang tidak mengganggu peserta lain.
    • Dzikir, istighfar dan berdoa
    • Mengkaji tafsir sebagian al-Qur’an, dianjurkan yang tematik
    • Pelajaran sirah nabawiyah untuk diambil ibrah dan keteladanannya
    • Penjelasan sejarah dakwah sebagai bahan kajian komprehensif dakwah kontemporer
    • Penjelasan tentang tarbiyah, pembinaan, dan penyiapan anggota oleh seorang anggota yang berkompeten dalam bidang tersebut.
    • Sambutan penutup oleh pemimpin katibah atau yang mewakilinya
    • Evaluasi katibah meliputi waktu dan tempat kegiatan, respon anggota, kedisiplinan, semangat, ketaatan, dan komitmen peserta, realisasi tujuan katibah, syarat, rukun dan etika-etikanya.
3. RIHLAH

a. Definisi rihlah: salah satu sarana tarbiyah sebagai pelengkap untuk mentarbiyah anggotanya berupa kegiatan kolektif yang berorientasi fisik dimana peserta diberi kebebasan untuk bergerak, berolahraga, berlatih, bersabar untuk berkerja sungguh-sungguh, serta menahan haus dan lapar dengan kadar yang berbeda dari usrah maupun katibah.

b. Tujuan rihlah: secara khusus adalah untuk membugarkan fisik dan psikis para anggota. Secara umum adalah untuk mempererat hubungan antar anggota, dan bersama-sama melatih pemahaman serta aplikasi hidup berjamaah dan tugas-tugas kepemimpinan.

c. Agenda acara rihlah:

    • Sambutan pembuka dari pemimpin atau yang mewakilinya
    • Shalat dhuha dan pembacaan ayat-ayat al-Qur’an
    • Acara inti rihlah yang dipersiapkan
    • Forum evaluasi
    • Sambutan penutup oleh pemimpin atau yang mewakilinya
4. MUKHAYAM

a. Definisi mukhayam: salah satu sarana tarbiyah berupa kegiatan semacam kepanduan untuk menyiapkan para pemuda agar menjadi team pejuang Islam, yang dari merekalah ide jihad dalam Islam dapat terwujud

b. Tujuan mukhayam lebih luas cakupannya:

    • Pengumpulan orang secara umum atau anggota secara khusus dalam satu kebersamaan
    • Program tarbiyah yang tidak tercakup dalam sarana-sarana tarbiyah terdahulu.
    • Pelatihan yang merupakan tujuan utama mukhayam yakni latihan untuk hidup secara militer dengan segala tugas dan kewajibannya.

c. Agenda acara mukhayam

    • Olahraga untuk persiapan fisik agar bugar dan segar
    • Latihan kemiliteran untuk menyiapkan tugas-tugas kemiliteran
    • Tarbiyah ruhiyah untuk membersihkan hati dan mendekat Allah
    • Perenungan tentang jihad dan diikuti latihan kemiliteran.
    • Peningkatan tsaqafah dengan diskusi bertema tertentu.
    • Ta’aruf untuk memperkokoh ikatan ukhuwah peserta.
    • Berlomba di arena mukhayam antar peserta untuk menampilkan kerja yang terbaik masing-masing peserta.
5. DAURAH

a. Definisi daurah adalah salah satu sarana tarbiyah berupa kegiatan mengumpulkan sejumlah anggota yang relatif banyak di suatu tempat untuk mendengarkan ceramah, kajian, penelitian, dan pelatihan tentang suatu masalah, dengan mengangkat tema tertentu yang dirasa penting bagi keberlangsungan amal Islami.

b. Tujuan: untuk mempersiapkan personil atau pemimpin dengan matang untuk menunaikan tugas-tugas aktivitas, studi, dan dialog di satu sisi, serta untuk mampu melihat sampel ideal yang docontohkan oleh para pembicara di forum daurah, di sisi yang lain.

c. Agenda acara daurah minimal harus terealisasi antara lain:

    • Ceramah, komentar dan tanya jawab yang dimoderatori pakar
    • Forum diskusi yang dipandu ahlinya
    • Presentasi hasil kajian lalu mendiskusikannya
    • Forum evaluasi oleh pimpinan daurah.
    • Pelatihan kegiatan yang harus dilatihkan
6. NADWAH

a. Definisi, nadwah adalah sebuah pertemuan yang menghimpun sejumlah pakar dan para spesialis untuk mengkaji suatu tema ilmiah atau persoalan dimana setiap mereka memberikan pendapatnya dengan argumentasi dan bukti-bukti.

b. Tujuan nadwah adalah untuk membuka pengetahuan dan wawasan pemikiran

c. Agenda nadwah minimal yang harus terealisasi antara lain:

    • Kecermatan memilih tema yang meyakinkan dan urgen bagi masyarakat dan perjuangan kaum muslimin.
    • Memperdalam kajian terpilih dengan pemaparan yang argumentatif dan terbukti
    • Memberi kesempatan dialog kepada para peserta dan hadirin
    • Disiplin dalam setiap mata acaranya, dibingkai dengan penuh kesungguhan, ketenangan, dan senyuman.
    • Komentar secukupnya dari pimpinan nadwah/moderator atas setiap pembicara.
    • Ringkasan semua pendapat yang terlontar (juga segala yang terjadi di nadwah) didokumentasi dengan baik.
7. MUKTAMAR

a. Definisi: Muktamar adalah sebuat forum yang pesertanya bersifat umum baik personal, lembaga, maupun para pakar, untuk bermusyawarah dan mengkaji suatu persoalan serta membuat beberapa keputusan dan rekomendasi yang perlu disebarluaskan.

b. Tujuan muktamar:

    • Mengumpulkan para pakar, peneliti, dan ahli ilmu tertentu
    • Mengumpulkan peserta yang konsern terhadap suatu tema
    • Melatih pengkaji menyiapkan analisanya secara matang.
    • Melatih peserta menyiapkan pendapatnay secara matang.
    • Cermat dan teliti dalam memilih tema yang urgen dan layak didiskusikan para ahli dan peserta.
    • Upaya membangkitkan semangat mengkaji secara ilmiah dan obyektif terhadap suatu persoalan dakwah dan umat.
    • Membangun prinsip kebebasan berpendapat dalam kajian ilmiah.
    • Melatih amal jama’i.
    • Mengakomodasi para ulama dan pakar untuk saling berkenalan.
    • Meneguhkan ukhuwah dalam kebesamaan dalam satu tujuan melalui interaksi ilmiah suatu persoalan yang diangkat.
    • Meneguhkan prinsip penting: kontinyuitas pengembangan amal Islam menghadapi berbagai perubahan zaman.

c. Agenda/ program muktamar berarti segala muatan acara muktamar secara internal berupa tata aturan, administrasi, pemilihan tema, seleksi para pembicara dan peserta, penentuan waktu dan tempat, serta sistem kepanitiaan dan rekomendasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s