K.1. Membentuk Umat

K.1. Membentuk UmatBetapapun Allah Mahakuasa namun sunnah-Nya mengatakan bahwa kemenangan itu hanya akan terwujud apabila ada jamaah yang memperjuangkannya di muka bumi. Sampai detik ini, jamaah yang dimaksud belum wujud di bumi. Karena itu, sesuai kapasitasnya masing-masing, setiap mukmin mengemban tanggung jawab untuk mewujudkannya.

Membangun umat dilakukan melalui dua tahap yaitu membentuk kepribadian dan membentuk semangat berjamaah.

MEMBENTUK KEPRIBADIAN YANG ISLAMI

Karakter yang harus dicapai dalam membentuk kepribadian ini adalah:

– Iman
Iman merupakan sifat dasar yang wajib dimiliki setiap individu umat. Ia disebut iman yang benar apabila merupakan keyakianan yang mendalam di dalam hati, dinyatakan dengan lisan, dan diimplementasikan dengan anggota tubuh.

– Taqwa
Taqwa adalah derajat iman yang tertinggi, orang yang senantiasa mengerjakan segala perintah Allah dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Setiap muslim harus berusaha mencapainya agar ia dan masyarakatnya mendapat keberkahan dari Allah.

– Islamisasi kehidupan
Setiap individu berusaha untuk mengislamkan dirinya secara lahir dan batin, jiwanya, akalnya, dan badannya. Ia juga wajib mengislamkan keluarga dan seluruh aktivitas hidupnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar dirinya, keluarga dan masyarakatnya tidak mati kecuali sebagai muslim.

MEMBENTUK SEMANGAT BERJAMAAH

Agar tidak usang dan mengalami degradasi, kepribadian yang sudah terbentuk pada individu-individu tersebut tidak dibiarkan begitu saja. disamping untuk memelihara keislaman dan keimanan dengan berjamaah akan lebih banyak hal yang bisa dilakukan. Bahkan syariat Allah tidak mungkin bisa ditegakkan kecuali bila ada jamaah yang menegakkannya. Karena itu, perjuangan untuk mewujudkan jamaah itu adalah wajib. Semangat jamaah yang harus dicapai adalah:

– Berpegang pada tali Allah saja, hal ini agar orientasi hidup mereka tidak berbeda-beda

– Tidak bercerai-berai

– Penyatuan hati
“Walaupun manusia mengorbankan apa yang ada di bumi seluruhnya, niscaya mereka tidak dapat menyatukan hati [karena hati itu di tangan Allah], hanya Allah yang dapat menyatukannya.” (al-Anfal: 63)

– Ukhuwwah Islamiyah
Adalah persaudaraan yang lahir karena iman dan Islam. Bila Ukhuwah Islamiyah terwujud, ia jauh lebih kokoh dibanding persaudaraan karena nasab atau hubungan apa pun juga.

Mereka itulah jamaah yang melakukan gerakan penyelamatan, merekalah orang-orang yang mendapat dan menebarkan hidayah ke seluruh alam, meraih kembali eksistensi umat yang mendakwahkan Islam, mengajak pada kebaikan, memerintahkan pada hal-hal yang makruf, dan melarang hal-hal yang mungkar. Makruf merupakan kebaikan universal yang diterima sebagai kebaikan oleh semua orang, sedangkan mungkar adalah hal-hal yang secara manusiawi tidak diterima oleh masyarakat. Umat yang melakukan tugas-tugas demikian itulah umat yang akan memperoleh kemenangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s