J.1. Konflik Antara Haq dan Batil

J.1. Konflik Antara Haq dan BatilKonflik antara haq dan batil tidak akan pernah berakhir. Demikian itu karena keduanya saling berseberangan. Kontradiksi ini dapat dilukiskan sebagai berikut:

A. Kebenaran

Kebenaran merupakan konsep dan sistem yang dibuat oleh Allah al-Khaliq, disebut juga Al-Haq, Yang Mahamengetahui lagi Maha Bijaksana. Karena itu sistem ini disebut juga sebagai dinullah atau dinul haq. Orang-orang yang setia membela dan menganutnya disebut sebagai auliya’ullaH (wali-wali Allah) atau ansharul haq [pembela kebenaran]. Mereka itu adalah tentara Allah atau bisa juga disebut sebagai tentara kebenaran. Al-Qur’an menyebut mereka sebagai hizbullah. Apapun istilah yang digunakan untuk mereka, yang jelas Allah telah menegaskan dalam kitab suci-Nya bahwa al-haq [kebenaran] pasti menang. Pembela dan tentaranya pasti menang. Merekalah yang pasti mendapat keberuntungan baik di dunia maupun di akhirat. Tiada kata bagi kebenaran dan pembela kebenaran. Tiada rugi bagi Allah dan tentara-tentara-Nya. Mati dalam membela kebenaran adalah kemenangan karena mereka disebut sebagai syuhada yang akan masuk surga tanpa hisab, dengan segala kenikmatan yang ada di dalamnya. Itulah kemenangan dan keberuntungan yang besar. Selain kemenangan itu, Allah juga memberikan kepada mereka pertolongan dan kabar gembira yang dekat.

B. Kebatilan

Berbeda dengan kebenaran, kebatilan dibuat oleh konseptor yang jahil. Betapapun pintarnya, selama ia adalah makhluk, tetap saja bodoh karena pengetahuannya terbatas. Konsep yang dibuatnya hanya didasarkan pada zhan [dugaan, hipotesa, dan sejenisnya]. Jelas, konsep dan sistem ini dibuat oleh selain Allah, sehingga apapun namanya yang jelas ia bukan konsep dan sistem Allah. Sistem yang dibuat oleh selain Allah dan bertentangan dengan kebenaran-Nya disebut al-bathil [kebatilan]. Sistemnya merupakan sistem kebatilan. Orang-orang yang menganutnya disebut sebagai penganut kebatilan. Mereka disebut juga sebagai auliya’usy syaithan [wali-wali setan]. Mereka itu adalah tentara iblis dan tentara kebatilan. Kelompok ini disebut juga sebagai hizbusy syaithan. Karena takdir telah menentukan bahwa kebatilan pasti tumbang, maka penganut dan tentara-tentaranya pasti kalah dan rugi, baik di dunia maupun di akhirat.

Meskipun Allah telah menegaskan bahwa kebenaran pasti menang dan kebatilan pasti tumbang, namun Allah menghendaki agar manusia menjadi penganut dan pembela kebenaran. Allah swt. memerintahkan kepada mereka untuk memerangi kebatilan. Namun demikian, ada saja di antara mereka yang membangkang dan mengikuti jejak iblis. Pembangkangan itu kemudian dilanjutkan dengan permusuhan terhadap Allah, kebenaran, dan para pembelanya. Karena itu terjadilah konflik demi konflik yang seakan tak pernah berhenti.

Kalau Allah menghendaki ditumpasnya sendiri kebatilan dan para pendukungnya itu. Akan tetapi Allah justru menghendaki agar ada dinamika dan konflik di antara mereka. Demikian itu agar mereka mendapatkan kesempatan untuk memberikan kontribusi dalam perjuangan dan akhirnya mendapat balasan yang jauh lebih besar daripada apa yang telah mereka korbankan. Sekecil apapun yang mereka sumbangkan dalam perjuangan ini tidak akan sia-sia. Mereka tidak kelaparan, tidak kesulitan, kepanasan, kedinginan, bahkan tidak menglangkahkan satu langkah kaki pun di jalan Allah kecuali ditulis sebagai amal shalih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s