I.3. Problematika Umat

I.3. Problematika UmatDilihat dari sifatnya, problematika yang dihadapi umat Islam dewasa iini terbagi menjadi dua yaitu problematika temporer dan kontemporer.

PROBLEMATIKA TEMPORER

Problematika ini selalu ada dan lebih banyak disebabkan oleh faktor kejiwaan manusia yang memiliki berbagai kecenderungan, tabiat, nafsu [kesenangan], dan hal-hal yang bersifat insting naluriah. Semua itu adalah hal yang potensial pada diri setiap insan, tanpa terkecuali manusia muslim. Bedanya, apakah ia mampu mengendalikannya ataukah tidak.

PROBLEMATIKA KONTEMPORER

Kaum muslimin dewasa ini juga menghadapi problematika kontemporer yang disebabkan oleh pergeseran waktu, penyakit imperialisme, dan kekuatan-kekuatan yang memusuhi Islam.

– Pergeseran waktu

Tidak dapat dipungkiri bahwa seiring dengan perkembangan zaman, terjadi pula pergeseran dan penyimpangan. Pergeseran ini sudah digambarkan oleh Rasulullah saw. dalam nubuatnya.
Dalam sebuah hadits beliau bersabda bahwa setelah masa kenabian akan ada khilafah rasyidah. Setelah itu akan datang masa raja yang menggigit, masa pemerintahan diktator. Setelah itu akan datang kembali masa kebaikan meskipun berkabut.
Pada kesempatan lain beliau saw. bersabda bahwa akan ada penyeru-penyeru yang mengajak ke pintu-pintu nereka.

Dalam riwayat lain beliau mengatakan bahwa buhul-buhul Islam akan lepas satu demi satu, yang pertama kali lepas adalah hukum, dan yang terakhir adalah shalat.
Permasalahan temporer dan pergeseran waktu menyebabkan kaum muslimin buta terhadap Islam. Mereka tidak mengenal Islam itu kecuali namanya saja. kalaupun mengenal, tidak sebagaimana mestinya.

– Penyakit akibat imperialisme

Meskipun secara fisik penjajah telah meninggalkan negeri-negeri Islam, namun mereka tidak melepaskan begitu saja cengkeraman imperialismenya. Kuku-kuku tajam berbisa mereka masih erat menggenggam umat Islam meskipun dalam bentuk yang terkesan lebih santun, bermartabat, dan bersahabat. Racun mereka tetap aktif melalui yayasan dan lembaga-lembaga kafir yang bergerak di berbagai bidang yang biasanya berkedok dengan kegiatan-kegiatan Islami, mulai dari khitanan masal hingga pemberian beasiswa. Hal lain yang mereka tinggalkan adalah keterbelakangan intelektual, pola fikir yang keliru, dan pola kejiwaan yang salah.
Penyakit ini menyebabkan musuh berkuasa dan mendominasi.

– Kekuatan-kekuatan yang memusuhi Islam

Mereka menggunakan perencanaan yang matang, pengorganisasian yang profesional, dan didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Dalam sebuah atsar dikatakan bahwa kejahiliyahan yang terorganisasi akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir. Nah, bukankah titik permasalahannya sudah jelas?

Penyakit ini menyebabkan lahirnya jahiliyah yang terstruktur dan tertata rapi. Kebodohan terhadap Islam, dominasi musuh, dan kejahiliyahan yang tertata rapi secara sistematik membuktikan kebenaran hadits Nabi saw. Kondisi kaum Muslimin sekarang menunjukkan bahwa mereka sekarang bagai buih di lautan.

Pembebasan umat dari problematika di atas hanya dapat dilakukan dengan meningkatkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan, pendidikan [tarbiyah], dan jihad fii sabilillah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s