I.1. Kondisi Kaum Muslimin Saat Ini

I.1. Kondisi Kaum Muslimin Saat IniDewasa ini kondisi kaum muslimin masih sangat memprihatinkan. Umat terbaik itu tengah dilanda wabah penyakit pada berbagai aspek kehidupan, yakni:

1. Aqidah

Hal ini ditandai dengan kebanyakan umat Islam yang ragu terhadap kebenaran Islam dan keunggulannya. Banyak di antara mereka [bahkan tidak jarang yang berstatus sebagai kiai] melakukan kemusyrikan secara transparan. Ritual tradisi yang jelas syirik mereka ikuti. Majalah, tabloid, TV, dipenuhi dengan informasi dan propaganda tentang perdukunan dan paranormal.

2. Tarbiyah [pendidikan]

Anggaran negara untuk bidang pendidikan yang sangat rendah menyebabkan pendidikannya hanya terbatas pada orang-orang kaya. Kondisi ini diperparah dengan masih banyaknya praktik korupsi dan kolusi di dunia suci yang harusnya bebas dari perbuatan tak terpuji. Pelacuran akademik [jual beli gelar] masih marak dilakukan, bahkan oleh para pemimpin yang harusnya menjaganya. Apa yang dapat diharapkan dari dunia pendidikan yang demikian?

3. Tsaqafah [pengetahuan/ kebudayaan]

Pengetahuan dan wawasan kaum muslimin yang picik sesungguhnya merupakan mata rantai yang tak terhindarkan. Problematika yang sangat rumit dan menjadi benang kusut ini disebabkan tingkat pendidikan yang rendah, informasi yang terbatas, keterbelakangan di bidang teknologi, dan semangat belajar yang rendah. Maka harus ada langkah awal yang “berani”.

4. Dakwah

Kelemahan aspek ini dapat dilihat dari kuantitas penyebarannya, kualitas muatannya, maupun keterbatasan sarana yang digunakan. Kondisi ini menjadikan kaum muslimin mandul dan tidak berdaya.

5. Pengorganisasian

Terutama dalam hal manajemen pengorganisasian potensi yang tidak efisien dan kurang efektif. Hal ini banyak disebabkan oleh kelemahan pendidikan dan wawasan.

6. Akhlak

Bangsa yang dikenal menjunjung tinggi nilai dan moral ini sudah tercemari oleh ghazwul fikri. Banyak di antara mereka yang tidak lagi berpegang kepada nilai-nilai agama. Padahal, eksistensi suatu bangsa dapat ditentukan oleh akhlak [moral]nya.

Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, sebab dapat menyebabkan kehancuran. Harus ada upaya untuk melakukan reformasi total yang dilakukan dengan dakwah harakiah.

KARAKTERISTIK DAKWAH HARAKIAH

1. Rabbaniyah

Artinya, dakwah ini berorientasi kepada Allah semata, bukan menyeru kepada madzab, golongan, nasionalisme dan isme yang lainnya.

2. Manhajiyah [konsepsional]

Apa dan bagaimana dakwah ini. Dakwah harus didasarkan pada konsep yang jelas dan terprogram, bukan asal-asalan. Perubahan dapat dilakukan secara efektif.

3. Marhaliyah [bertahab]

Perubahan total atas kerusakan total tidak mungkin dilakukan sekaligus dalam satu waktu.

4. Aulawiyah [menekankan prioritas]

Mendahulukan yang mendasar dan prinsipil, sebelum memberikan perhatian pada hal-hal yang bersifat sekunder atau kurang mendasar.

5. Waqi’iyah [realis]

Dakwah yang memahami realitas yang sedang terjadi kemudian berusaha untuk memperbaiki realitas yang buruk kepada kondisi ideal.

6. Mutawazinah [keseimbangan]

Dakwah yang memberikan sentuhan dan perhatian pada setiap aspek secara seimbang dan proporsional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s