F.2. Nama-nama Al-Qur’an

F.2. Nama-Nama Al-Qur'anAl-Qur’an memiliki sejumlah nama lain sebagaimana Allah sebutkan dalam al-Qur’an itu sendiri. Masing-masing nama memberikan gambaran yang jelas mengenai fungsinya bagi kehidupan manusia.

Nama-nama al-Qur’an :
  • Al-Kitab, karena ia ditulis, diambil dari kata kataba [menulis]. Kitaab sama dengan maktuub berarti yang ditulis. Disamping dihafal oleh Rasulullah dan para hafidz, sejak awal al-Qur’an sudah ditulis oleh team pencatat al-Qur’an dari kalangan shahabat. hal itu dimaksudkan untuk menjamin keasliannya. Nama ini memberikan pesan agar kita membacanya.
  • Al-Huda [petunjuk] bagi orang-orang yang beriman. Bagi mereka, al-Qur’an adalah yang memberi komando. Bila al-Qur’an mengatakan mereka melakukannya, bila al-Qur’an mengatakan berhenti mereka berhenti. Sesungguhnya petunjuk Allah-lah yang sebenar-benar petunjuk.
  • Al-Furqaan [pembeda] karena ia membedakan yang benar [haq] dengan yang batil. Al-Qur’an yang dibaca, dipahami dan diamalkan dalam kehidupan akan membentuk kepribadian yang khas dengan identitas yang berbeda dengan seseorang yang tidak membaca al-Qur’an. Generasi pertama umat Islam dikatakan oleh sebagian penulis sebagai generasi al-Qur’an. Mereka adalah al-Qur’an yang berjalan, artinya kandungan al-Qur’an teraplikasi dalam keseharian mereka.
  • Ar-Rahmah [rahmat] karena keberadaannya merupakan wujud rahmat Allah bagi umat manusia. Dengan al-Qur’an, mereka tidak terhindar dari kebimbangan dalam mencari petunjuk.
  • An-Nuur [cahaya] karena ia menerangi jalan hidup manusia. Orang yang beriman menjadikannya sebagai obor penerang jalan hidup mereka agar tidak sesat.
  • Asy-Syifaa’ [obat] karena ia mengobati penyakit-penyakit yang ada di dalam dada.
  • Al-Haq [kebenaran] karena al-Qur’an adalah kebenaran haqiqi yang diturunkan dari Allah, al-haq kepada Nabi-Nya melalui malaikat Jibirl al-Amin dan sampai kepada kita melalui hadits-hadits mutawatir.
  • Al-Bayan [penjelasan] karena ia menjelaskan berbagai hal. Bahkan hal-hal yang tidak pernah dijelaskan di kitab lain.
  • Al-Mau’izhah [nasehat] karena isinya merupakan nasehat-nasehat dan wejangan yang sangat berguna bagi umat manusia.
  • Adz-Dzikr [peringatan] karena ia memberikan peringatan kepada orang-orang kafir akan akibat penolakan dan pendustaan yang mereka lakukan.
KEDUDUKAN AL-QUR’AN

Nama-nama tersebut menjelaskan tentang kedudukan al-Qur’an, antara lain sebagai:

  • Kitab berita dan kabar tentang berbagai hal yang telah, sedang dan akan terjadi, baik yang terjangkau oleh indera manusia maupun yang masih ghaib.
  • Kitab hukum dan syariat karena memuat hukum dan perundang-undangan yang harus dipatuhi dan diterapkan dalam kehidupan.
  • Kitab jihad karena ia menggelorakan semangan jihad dan menjadi panduan para mujahidin.
  • Kitab tarbiyah karena ia mendidik orang-orang yang beriman. Mereka membaca, memahami dan mengamalkannya agar menjadi mukmin yang baik.
  • Pedoman hidup karena orang-orang yang beriman menjadikannya sebagai panduan dalam hidup mereka.
  • Kitab ilmu pengetahuan karena ia memuat berbagai pengetahuan, mendorong, dan memberi dasar-dasar yang kokoh bagi pengembangan berbagai cabang ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s