E.13. Membangun Kejayaan

E.13. Membangun KejayaanSetiap manusia menghendaki kemuliaan, kebesaran, kejayaan. Ini wajar karena ia dilahirkan sebagai makhluk yang dimuliakan. Karena mulia adalah sesuatu yang potensial dalam dirinya, sehingga untuk meraihnyapun sebenarnya tidak sulit.

MANUSIA

Begitu manusia lahir ke dunia, ia sudah membawa potensi kebesaran itu, mengapa? Karena:

  • Allah telah memuliakannya (al-Israa’: 70)
  • Allah melebihkannya atas makhluk yang lain (al-Israa’: 70)
  • Allah menundukkan apa yang di langit dan di bumi untuknya (Luqman: 20)
  • Allah memberikan kepercayaan kepadanya untukk mengemban amanah (al-Ahzab: 72)

Berbagai potensi ini menunjukkan kehormatan dan kebesaran manusia.

INDIVIDU MUSLIM

Disamping potensi umum sebagai manusia, individu muslim memiliki potensi yang lebih besar dibanding manusia lain. Sebab dia dikaruniani Allah aqidah, ibadah dan ketakwaan. Aqidah membuatnya tidak bertuhan kecuali kepada Allah, Rabb yang telah menciptakannya, memberinya rezeki, melindunginya, dan memberikan kepadanya apa yang ia minta. Aqidah membuatnya bertakwa sehingga kemuliaannya semakin bertambah karena yang lebih mulia adalah yang lebih bertakwa.
Aqidah, ibadah dan ketakwaan menyimpan potensi yang sangat besar bagi kejayaan Islam.

UMAT ISLAM

Individu-individu yang memiliki potensi sangat besar tersebut apabila kemudian bersatu dalam barisan, akan melahirkan sebuah masyarakat adidaya yang paling kuat dalam seluruh aspek kehidupannya. Potensi kaum muslimin adalah:

– Iman
Iman merupakan azas yang mendasari seluruh gerak sehingga melahirkan kesatuan ideologis, moral, perilaku, dan kekuatan jamaah yang sangat kokoh. Perumpamaan mereka seperti bangunan, seluruh unsur bangunan satu dengan yang lain saling menguatkan.

– Kejujuran
Iman membuat mereka tidak mengucapkan selain kebenaran. Ketika ditanya apakah mungkin seorang mukmin berdusta? Rasulullah saw. bersabda: “Tidak mungkin.”

– Kepercayaan
Kejujuran dalam berkata membuat mereka saling percaya, tidak perlu curiga atau prasangka buruk kepada sesamanya. Merekapun akan dipercaya dan mendapat kepercayaan.

– Loyalitas
Di samping karena pola interaksi bersih di atas, Islam juga mewajibkan mereka untuk loyal kepada Allah, Rasul-Nya dan kaum mukminin.

– Ketaatan,
Loyalitas kepada Allah, Rasul-Nya ulil amri di antara mereka juga merupakan konsekuensi iman dan syahadat yang mereka ucapkan. Tidak benar, jika keimanan tidak disertai dengan ketaatan ini.

– Komitmen
Iman yang benar akan melahirkan komitmen Islam yang sangat kuat

– Pergerakan
Keimanan tidak akan benar apabila tidak disertai dengan gerakan

– Kekuatan
SDM kaum muslimin adalah lebih dari sepertiga penduduk bumi, sungguh ini kekuatan yang sangat besar. Ditambah lagi SDM yang ada di negeri-negeri muslim, semuanya menjanjikan kejayaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s