E.12. Misi Manusia

E.12. Misi ManusiaManusia diciptakan untuk ibadah kepada Allah. Disamping itu, ia juga mendapat amanah kekhalifahan di muka bumi. Namun secara syar’i Allah hanya ridla bila kekhalifahan itu dipegang oleh hamba-Nya yang shalih. Ia harus beribadah kepada Allah supaya menjadi orang yang bertakwa, karena dengan takwa ia akan mendapat kemuliaan dan kedudukan yang terhormat. Hanya kekhalifahan yang berwibawalah yang dapat menunaikan fungsinya dengan baik. Misi manusia di antaranya adalah:

– Memakmurkan bumi

Pemakmuran ini berupa pembangungan materi yang seiring dengan pembangunan ruhani secara proporsional. Dengan arahan dan syariat yang lurus, pembangungan itu dimaksudkan untuk mencapai peradaban yang bermoral dan moraritas yang beradab

– Pemeliharaan

Keseimbangan alam dan ekosistem yang Allah ciptakan bukan sia-sia. Karena itu, khalifah juga berfungsi untuk menjaga dan memelihara keseimbangan ini secara materi dan ruhani. Kesadaran untuk memelihara keseimbangan ini dilakukan dengan pendekatan targhib dan tarhib. Targhib berupa pahala dan balasan yang diberikan kepada yang taat. Tarhib berupa ancaman dan hukuman yang diberlakukan bagi yang melanggar.

– Perlindungan

Khalifah berfungsi untuk melindungi lima pokok kehidupan yang semuanya adalah hak-hak asasi manusia yaitu: agama [aqidah], jiwa, akal, harta, dan keturunan [kehormatan]. Tugas ini sangat berat dan hanya dapat dilaksanakan jika khalifah memiliki kewibawaan untuk melakukan amar makruf dan nahi munkar. Makruf adalah hal yang secara umum dipandang, diterima, dan diakui sebagai kebaikan. Karena itu merupakan kepentingan umum maka harus diperintahkan dengan bahasa instruksi dan jika melanggar konsekuensinya dikenai sanksi hukum. Munkar adalah hal yang secara umum dianggap buruk dan ditolak. Karena itu ia harus dicegah dengan bahasa larangan dan apabila dilanggar konsekuensinya dikenai sanksi hukum. Dengan demikian khilafah dapat menunjukkan kebenaran sebagai kebenaran dan menegakkannya di tengah kehidupan. Ia juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa kebathilan adalah kebathilan dan menumbangkannya bersama mereka.

Tugas-tugas ini hanya dapat dilakukan apabila khilafah memiliki kekuatan. Karena itu menyiapkan kekuatan pun menjadi wajib hukumnya.

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (al-Anfaal: 60)

Adapun anasir kekuatan Islam adalah:
– Kekuatan aqidah
– Kekuatan akhlak
– Kekuatan jamaah
– Kekuatan ilmu
– Kekuatan harta
– Kekuatan jihad

Umat Islam dengan anasir kekuatan di atas pernah mengalami kejayaannya dalam kurun yang sangat panjang. Kemunduran mereka disebabkan karena telah meninggalkan Islam. Keunggulan Islam tertutup oleh penganutnya sendiri.

 

2 thoughts on “E.12. Misi Manusia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s