E.10. Buah Ketakwaan

E.10. Buah KetakwaanManusia adalah makhluk mulia karena Allah telah memuliakannya dan memberikan kelebihan kepadanya. Untuk menjaga kemuliaan itu, Allah memerintahkan agar manusia hanya beribadah kepada Allah saja. manusia jika tidak menjadi hamba Allah, ia akan menjadi hamba bagi dirinya sendiri atau bagi sesama makhluk. Bila itu yang terjadi, kehormatan dan kemuliaannya tercampakkan, ia jerumuskan dirinya dalam lembah kehinaan.

Manusia yang bersedia beribadah, ia akan menjadi orang yang bertakwa. Kemuliaan berbanding lurus dengan ketakwaan, semakin tinggi ketakwaan seseorang semakin besar kemuliaannya.

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling takwa.” (al-Hujurat: 13)

Rahasia kemuliaan itu terletak pada berbagai fasilitas tambahan yang Allah berikan kepada manusia. Di antara fasilitas tambahan yang hanya diberikan kepada mereka yang bertakwa adalah:

1. Rahmat.

Bersama dengan penciptaan langit dan bumi, Allah menciptakan seratus rahmat. Satu di antaranya diturunkan ke bumi, yang 99 tersimpan dan akan diberikan kepada hamba-hamban-Nya yang beriman, sementara ketakwaan adalah derajat iman yang tertinggi.

“Dan [al-Qur’an] ini adalah kitab suci yang Kami turunkan, yang diberkahi. Karena itu ikutilah ia dan bertakwalah agar kalian dirahmati.” (al-An’am: 155)
2. Furqaan (Pembeda).

Iman adalah cahaya yang menerangi hati. Dengannya orang yang beriman dapat melihat persoalan dengan terang dan gamblang. Takwa memberikan cahaya dan kemampuan lebih bagi orang yang beriman untuk membedakan halal dan haram. Bahkan terhadap hal-hal yang shubhat pun sikapnya sangat jelas tegas hingga tidak terlibat penodaan dan pelanggaran.

3. Keberkahan.

Kuantitas bukan ukuran. Keberkahan dapat dilihat pada bobot dan kualitas rezeki. Keberkahan adalah kehidupan yang hanya diberikan kepada mereka yang bertakwa.

4. Solusi

Hati yang bening dan fikiran yang jernih menjadikannya lebih arif. Di samping itu, Allah pasti memberikan solusi bagi permasalahan yang di luar kemampuannya.

5. Rezeki

Yang tidak bertakwa, rizky nya hanya sebatas yang diusahakan, atau bahkan lebih kecil dari apa yang diusahakannya. Yang bertakwa akan mendapat rizky lebih dari yang ia duga, Allah menjanjikan kebahagiaan akhirat yang tidak ada bandingannya.

6. Kemudahan

Sebenarnya tidak ada hal yang sulit selama hati tetap bening dan fikiran tidak kusut. Iman dan takwa efektif mengkondisikan itu. Allah telah menjamin bahwa bersama [bukan setelah] kesulitan ada kemudahan.

7. Penghapusan dosa dan kesalahan

Ketakwaan mendorong orang untuk melakukan kebaikan. Kebaikan menghapus keburukan, sebagaimana air memadamkan api.

8. Ampunan

Dosa dan kesalahan kita tiada habis-habisnya. Takwa menjadikan orang bertaubat atas kesalahan dan dosanya, kemudian membangun kehidupan baru dengan berusaha maksimal untuk tidak terlibat dalam kesalahan dan dosa lagil.

9. Pahala besar

Ketaatan pasti mendapat balasan yang berlipat. Bila Allah yang ridla memberi, jangan tanyakan seberapa kemampuan-Nya untuk membalas.

Itulah kebaikan di dunia dan kebaikan akhirat. Itulah kebesaran dan kejayaan. Itulah buah yang akan dipetik orang yang bertakwa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s