D.3. Sifat Islam

D.3. Sifat Islam

Sebagai agama atau sistem hidup yang Allah swt. turunkan kepada manusia melalui para Nabi dan rasul, Islam memiliki sejumlah sifat yang tidak dimiliki agama dan sistem manapun. Di antara sifat-sifatnya itu adalah:

1. Ia adalah agama/ sistem yang sempurna

Karena ia adalah agama terakhir yang dimaksudkan untuk menyempurnakan agama-agama sebelumnya. Sejalan dengan umur manusia dan kematangan berfikirnya, agama ini memiliki perangkat-perangkat yang lebih sempurna dibanding agama-agama sebelumnya, hal ini dapat kita temukan terutama pada aspek syariatnya. Islam juga diturunkan kepada nabi paling sempurna yang dijuluki dengan asy-syaafi’ almusysaffa’. Julukan yang tidak diberikan kepada nabi-nabi yang lain karena hanya beliau saw. yang diberi izin untuk memberi syafaat. Kesempurnaannya dapat juga kita temukan dalam implementasi dan cakupannya terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, baik aspek kehidupan dunia maupun akhirat.

2. Nikmat yang sempurna

Disamping nikmat-nikmat lainnya, Islam merupakan nikmat yang paling sempurna. Hidayah sejatinya adalah nikmat, hidayah yang terstruktur dalam sistem hidup yang sempurna dalam agama ini adalah nikmat yang sangat besar karena ia hanya diberikan kepada umat Muhammad saw. karena itu kemudian mereka diangkat menjadi ummatan wasathan, sebagai saksi atas umat manusia di dunia dan di akhirat. Dengan nikmat itu pula kaum mukminin menjadi umat terbaik yang pernah dilahirkan untuk seluruh umat manusia.

3. Agama/sistem yang diridhai

Hal ini Allah utarakan berkali-kali dalam kitab suci-Nya. pernyataan ini sekaligus memberikan ketegasan bahwa agama dan sistem selainnya adalah sistem jahiliyah, batil dan tidak diridlai. Syariat samawi yang diturunkan sebelumnya adalah syariat yang diridlai pada masanya. Setelah masa berlakunya habis, logika akal dan dalil syari’i menentukan bahwa syariat terakhirlah yang berlaku. Pemberlakuan syariat yang telah kadaluwarsa masa berlakunya, merupakan pembangkangan terhadap syariat dan yang menurunkannya.
Pada kesempatan haji wada’, haji terakhir yang dilakukan Rasulullah saw. Allah menurunkan ayat yang mengandung tiga sifat di atas,

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan Aku ridla Islam sebagai agama bagimu.” (al-Maidah: 3)
4. Agama fitrah

Bersamaan dengan penciptaan alam semesta ini, Allah menciptakan sifat dan karakteristiknya masing-masing. Karena Islam diturunkan oleh Dzat yang telah menciptakan alam semesta berikut ketentuan-ketentuan kauniyahnya maka ia adalah sistem yang sejalan dengan fitrah kauniyah itu. Tidak ada perbedaan antara fitrah kauniyah dan fitrah syari’iyah, karena syariat dibuat untuk menjaga fitrah kauniyah itu. Allah telah menciptakan manusia di atas fitrah ini. Penyimpangan fitrah yang bersih lagi lurus ini merupakan kesesatan yang hanya akan menimbulkan kerugian dan malapetaka bagi umat manusia dan alam semesta. Dalam hadits qudsi Allah berfirman:

“Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hanif tapi kemudian setan menggelincirkan mereka dari agamanya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s