D.10. Amal Islami

D.10. Amal Islami

Sengaja judul ini tidak diterjemahkan karena amal Islami mengandung makna dan pengertian tersendiri yang lebih luas dari sekedar kerja Islami atau aktivitas Islami. Amal Islami adalah rangkaian perjuanan Islam yang panjang dalam rangka reeksistansi Islam ke pentas dunia. Demikian itu karena Islam adalah keyakinan. Dalam waktu yang sama ia adalah pemikiran, perasaan, dan akhlak. Islam adalah idealisme yang harus diwujudkan dalam realitas kehidupan hingga tercipta kondisi yang Islami. Kondisi paling ideal dalam interaksi kaum muslimin dengan saudara seiman adalah ketika mereka mendahulukan kepentingan jamaah [kaum muslimin] dibanding kepentingan sendiri.

REALITAS KAUM MUSLIMIN

Realitas terkini menunjukkan bahwa Islam sangat jauh dari kehidupan bahkan kehidupan kaum muslimin sendiri. Islam unggul dan tidak terungguli namun kaum muslimin mundur dan terpinggirkan. Sungguh ironis. Syaikh Syakib Arselan menulis kitab dengan judul “Mengapa Muslim Terbelakang dan Non Muslim Maju”. Dalam kitab itu beliau menjawab bahwa kaum muslimin terbelakang karena mereka meninggalkan kitab sucinya sementara non muslim maju karena mereka meninggalkan kitab sucinya.

SIKAP ISLAMI

Kondisi seperti di atas harus diubah menjadi kondisi yang Islami melalui perjuangan dakwah dan jihad nan ikhlas tak kenal lelah, lemah dan menyerah. Barisan mukmin harus sabar dan tabah, selalu istighfar dan memohon ampun kepada Allah, serta menghindari perbuatan yang melampaui batas. Mereka harus selalu teguh hingga datangnya kemenangan dan pertolongan Allah. Amal Islam meliputi:

1. Dakwah dan tarbiyah
Mendakwahkan Islam adalah upaya menyampaikan Islam kepada seluruh manusia melalui berbagai cara dan pendekatan yang sah lagi halal. Selain itu mereka yang telah menerima dakwah juga harus mendapat pembinaan dan pendidikan Islam secara cukup dan baik. Tarbiah adalah usaha untuk merawat dan menlayani jamaah agar komitmen dan loyalitas mereka kepada Allah, Islam, dan Rasulullah tetap segar.

2. Harakah dan jihad
Islam tidak cukup hanya disampaikan melalui tabligh. Harus ada upaya-upaya sadar dan terprogram untuk mengimplementasikan dalam kehidupan nyata dalam semua lini kehidupan. Masyarakat yang stagnan, pasif, apatis, dan beku harus digerakkan kembali. yang dapat menggerakkan mereka tidak lain adalah aktifitas yang berkemampuan sebagai reformer di levelnya. Dakwah dan tarbiyah serta harakah dan jihad harus berorientasi pada pemurnian ibadah kepada Allah untuk mencapai masyarakat yang bertakwa. Bila itu dapat diwujudkan, manusia dapat menyaksikan bukti kebenaran Islam yang unggul dan tidak terungguli. Amal Islam yang dilakukan secara manhaji memberi harapan kepada kita akan kemenangan. Kepercayaan dan dukungan akan diberikan Allah [hablun minallah] dan umat manusia [hablun minannaas] kepada kaum muslimin. Jika demikian, pertolongan dan kemenangan tinggal menghitung hari. Kepercayaan adalah amanah yang harus dijaga dengan baik agar kemapanan yang Allah janjikan pun terwujud. Sebagaimana tersebut dalam surah an-Nuur: 55.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s