C.4. Sifat-sifat Rasul

C.4. Sifat-Sifat Rasul

Sifat –sifat Rasulullah saw. adalah:

1. Manusia biasa

Sebagai manusia biasa yang mendapat wahyu, beliau saw. dan rasul-rasul lainnya tidak berhak mendatangkan hal baru yang tidak dikehendaki Allah.

2. Terpelihara dari kesalahan dan dosa

Sebagai manusia biasa, beliau saw. mungkin pernah salah atau keliru namun kesalahannya itu segera diluruskan oleh Allah.

3. Jujur

Jujur adalah sifat utama yang harus dimiliki setiap insan, terlebih bila ia adalah orang yang mengajak kepada nilai-nilai luhur dan mengabarkan hal-hal ghaib. Suatu ketika beliau mengumpulkan kaumnya dan bertanya: “Percayakah kalian jika aku mengabarkan bahwa ada pasukan yang akan menyerang kalian?” kaumnya secara serentak menjawab, “Kami tak pernah mendapatimu berdusta.”
Heraklius mengatakan kepada Abu Sufyan: “Kalau Muhammad tidak pernah berdusta kepada manusia, bagaimana mungkin ia berdusta atas nama Allah?”

4. Cerdas

Termasuk kesempurnaan yang harus dimiliki seorang rasul adalah kecerdasan, karena ia bertugas memimpin umat manusia. Orang yang tidak cerdas tidak akan dapat memahami ajaran apabila menerapkan ajaran dalam kehidupan atau mempimpin umatnya untuk itu. Kecerdasan itu yang menjadikan kaumnya lega dan ridla untuk menerima keputusannya yang sangat penting dalam mengakhiri perselisihan di antara mereka, yaitu tentang peletakan Hajar Aswad.

5. Amanah

Sebelum masa kenabian, Muhammad telah dipercaya masyarakat hingga mereka menitipkan harta benda berharga kepadanya. Mereka menjulukinya sebagai Al-Amin [yang menjaga amanah]. Kepada umatnya Muhammad saw. mengatakan, “Tunaikanlah amanat dan janganlah kau berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu.”

6. Tabligh

Dalam menyampaikan perintah Allah itu beliau tidak takut kepada siapapun karena Allah sudah melindunginya dari kejahatan manusia. Dalam kesempatan haji wada’ beliau menyapaikan hal-hal penting dan [kemudian] berkali-kali menanyakan kepada mereka yang hadir: “Sudahkah aku sampaikan?” dan setiap kali itu pula mereka menjawab: “Benar.” Lantas beliau saw. mempersaksikannya kepada Allah.

7. Komitmen

Komitmen ini ditunjukkan dengan keteladanan dalam semua amalan. Kalau mengajak zuhud, beliau yang rumahnya sundul kepala, dapurnya berhari-hari tidak ngepul, bahkan mengganjal lambungnya dengan batu demi menahan lapar. Kalau mengajak berjihad, beliau lah yang terdepan, bila ada suatu hal yang mengancam keselamatan kaumnya. Kalau mengajak ibadah, beliaulah yang shalat malam hingga kakinya memar dan bengkak-bengkak.

Sifat-sifat kesempurnaan yang ada pada Rasulullah saw. secara singkat diungkapkan Al-Qur’an sebagai akhlaq yang agung. Beliau saw. sendiri bersabda bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak. Hal yang paling banyak memasukkan ke dalam surga adalah taqwa kepada Allah dan akhlak yang bagus.

Ketika ditanya tentang akhlaknya, ‘Aisyah ra. menjawab: “Akhlaknya adalah al-Qur’an.” Dalam kesempatan lain: “Beliau adalah al-Qur’an yang berjalan.”

Karena itulah Allah menjadikannya sebagai suri tauladan yang terbaik bagi siapa saja yang mengharap ridla Allah, kebahagiaan di akhirat, dan banyak mengingat Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s