B.7. Bahaya Syirik

B.7. Bahaya Syirik

Seorang muslim bukan hanya ttidak boleh menyembah thaghut namun ia juga harus melakukan tindakan preventif-antisipatif dengan cara menghindari sejauh-jauhnya. Dalam kehidupan sehari-hari, hal-hal yang harus dijauhi biasanya adalah hal-hal yang sangat berbahaya. Thaghut harus dijauhi karena selalu mengajak kepada kemusyrikan yang sangat berbahaya. Tingkat bahayanya yang sangat besar itu dapat dipahami dari sabda beliau khawatirkan akan terjadi pada umat Islam sepeninggalnya.

Yang paling aku khawatirkan pada kalian adalah syirik kecil.” (HR. Ahmad)

Secara umum dapat dikatakan bahwa thaghut adalah segala yang melampaui batas dan segala yang disembah selain Allah (Dr. Muhammad Hasan Al-Himsi; Qur’anul Karim tafis wa Bayan). Ash-Shabuni mengatakan bahwa thaghut berasal dari kata thughyan yaitu segala yang menindas manusia atau menyesatkannya dari jalan kebenaran dan petunjuk (Shafwatut Tafasir 1:162). Thaghut itu sendiri banyak jenisnya. Al-Qur’an menyebut beberapa hal yang secara tekstual maupun kontekstual disebut sebagai thaghut, di antaranya:

1. Setan

Wahai anak-anak Adam, bukankah Aku sudah mengambil sumpah kalian bahwa kalian tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian.” (Yaasin: 60)

2. Penguasa yang zhalim

Pergilah kamu kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas.” (An-Naziat: 17)

Sejarah mencatat bahwa puncak kezhaliman Fir’aun adalah ketika ia mengklaim sebagai tuhan kemudian memperlakukan orang lain dengan semena-mena.

3. Hukum jahiliah

Mereka menginginkan untuk berhakim kepada thaghut, padahal mereka sudah diperintahkan untuk mengingkarinya.” (An-Nisa’:60)

karena “Keputusan itu hanyalah hak Allah.” (Yusuf:40)

4. Perdukunan dan sihir

Ada sebagian manusia yang meminta perlindungan kepada sebagian jin sehingga mereka semakin bertambah dosa dan lalimnya. (Al-Jin:6)

5. Berhala

“Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang membangkang.” (An-Nisaa’:117)

Orang-orang Quraisy berkeyakinan bahwa yang mereka sembah kebanyakan dari jenis perempuan sehingga mereka menyebutnya dengan jenis perempuan, di antaranya: Latta, Uzza, dan Manata.

Kaum musyrikin meperlakukan hal-hal tersebut sebagaimana perlakukan yang diberikan kepada Allah. Inilah kemusyrikan yang Al-Qur’an sebut sebagai:

1. Kezhaliman yang besar

Janganlah kamu pempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (Luqman: 13)

Rasulullah saw. bersabda,

Jangan sekali-kali berbuat zhalim, karena kezhaliman itu akan menyebabkan kegelapan di hari kiamat.”

2. Dosa yang tidak diampuni

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni semua dosa selain syirik itu.” (An-Nisa’: 48 dan 116)

3. Dosa besar

Barangsiapa menyekutukan Allah maka sungguh ia telah melakukan dosa besar.” (An-Nisa’: 48)

4. Kesesatan yang sangat jauh

Barangsiapa menyekutukan Allah maka sungguh ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (An-Nisa’: 48)

5. Diharamkan masuk surga

Barangsiapa menyekutukan Allah maka sungguh Allah mengharamkan surga atasnya dan tempat kembalinya adalah neraka.” (Al-Maidah: 72)

6. Masuk neraka

Dan tempat kembalinya aadalah neraka.” (Al-Maidah: 72)

Rasulullah saw. Bersabda,

Jauhilah tujuh hal yang akan membinasakan (menjerumuskan ke dalam neraka): 1. Menyekutukan Allah….

7. Menghapus amal

Sekiranya mereka menyekutukan Allah tentu hapuslah apa yang dahulu mereka kerjakan.” (Al-An’am: 88)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s