B.5. Pengesaan Allah

B.5. Pengesaan Allah

Upaya meng-Esa-kan Allah dalam Islam berangkat dari rububiyatullah yaitu pengakuan kita bahwa Allah adalah Rabb, Tuhan yang telah menciptakan, yang memberi rezeki, dan yang memiliki.

A. Allah sebagai Pencipta

Dialah Dzat yang telah ada sejak zaman azali, tidak bermula dan tidak berakhir, yang menciptakan langit dan bumi berikut segala isinya. Hingga hari ini tidak ada manusia yang dapat membuktikan bahwa ada pencipta lain selain Allah. Teori atheis termodern adalah teori evolusi yang diungkapkan oleh Charles Darwin. Ia mengatakan bahwa apa yang ada di alam ini terjadi karena proses alam yang berlangsung secara acak kemudian terjadilah wujud-wujud yang ada. Pada akhirnya, setiap wujud itu mengalamai evolusi mencapai kesempurnaan. Seandainya proses acak itu benar, zat-zat dan bahan-bahan yang berproses itu pasti tidak ada begitu saja –mustahil sesuatu ada tanpa ada yang mengadakannya. Padahal, proses itu berlangsung secara teratur sesuai dengan alur yang telah ditentukan oleh penciptanya. Di antara buktinya adalah bahwa proses yang sama berlangsung berulang-ulang dengan cara yang sama. Siapakah yang telah membuat aturan yang baku itu kalau bukan Allah Penciptanya?

B. Allah sebagai Pemberi Rezeki

Setelah menciptakan makhluk-Nya, Allah tidak membiarkan mereka mati kelaparan. Allah menghidupkan dan memberinya penghidupan dengan menyiapkan rezeki berupa oksigen, makanan, minuman, panas matahari, serta berbagai kebutuhan hidup lain yang sangat banyak dan beraneka ragam. Kalaupun ada rezeki yang didapatkan dari tangan manusia atau sesama makhluk, ini juga tidak terlepas dari kehendak Allah yang mengirimkan rezeki itu melalui makhluk-Nya. Udara, air, dan panas matahri yang didapatkan tanpa melalui tangan orang lain adalah makhluk. Uang, makanan dan pakaian yang didapat melalui orang lain adalah makhluk, bahkan orang yang menjadi perantara itu sendiri adalah makhluk. Siapa yang menjadikannya rela melayani Anda? Siapakah yang mengkondisikan Anda untuk dengan terpaksa atau suka rela melayani kebutuhan orang lain. Itulah Allah Sang Pemberi Rezeki. Sekiranya kalian menghitung nikmat Allah tentu kalian tidak akan bisa menghitungnya.

C. Allah adalah Pemilik

Allah-lah yang menciptakan dan menyediakan bahkan memenuhi segala kebutuhan manusia serta makhluk-makhluk lainnya, jadi Allah pulalah Pemilik alam semesta yang sesungguhnya. Semua yang kita miliki adalah milik Allah. Karena itu semua yang ada di alam ini adalah kekuasaan Allah

D. Allah sebagai Penguasa

Sebagai Penguasa yang mutlak dengan kekuasaan penuh, Allah bukan Tuhan yang lalim dan sewenang-wenang. Ia adalah:

1. Pelindung yang sangat cinta dan sayang kepada makhluk-Nya.

2. Hakim yang mengadili, memvonis, dan memutuskan dengan keputusan mutlak.

3. Pemimpin yang memberi perintah dan larangan yang tidak boleh dilanggar.

Oleh karena itu, selanjutnya Dialah swt. Tujuan yang harus menjadi hidup setiap insan. Hanya Dialah Tuhan yang sepantasnya disembah dengan segenap penghambaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s