KATA PENGANTAR : SYARAH RASMUL BAYAN TARBIYAH

DSC_0363

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan manusia kemudian memuliakannya dengan derajat yang tiada terhingga,

Shalawat dan salam semoga selalu diberikan kepada Rasulullah Muhammad. Beliau dengan segala pengorbanan dan tanggung jawabnya menunaikan tugas dan menyampaikan amanah dengan sempurna, telah mendidik kita ke jalan yang lurus. Doa dan salam semoga pula senantiasa terlimpah kepada keluarga, shahabat, dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Kurikulum Tarbiyah (telah diterbitkan Auliya Press dalam 4 seri dan Rasmul Bayan/ Silabus Materi dalam Agenda Tarbiyah) yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi lahinrya generasi baru yang Islami pada era ini. Kurikulum Tarbiyah telah dijadikan panduan yang mengarahkan tarbiyah mereka pada jalan yang lempang dalam memahami dan mengimplementasikan Islma dalam kehidupan. Karena itu, beberapa upaya telah dilakukan untuk menjabarkan atau men-syarah-nya. Maka muncullah buku-buku tarbiyah yang merujuk kepadanya. Apalagi setelah dakwah ini memasuki era jamahiriyah dan telah diterima oleh masyarakat luas secara terbuka..

Kini, materi-materi yang dahulu sangat rahasia dan sakral, sudah dapat dinikmati secara bebas oleh siapa saja. Itulah kemestian yang harus berlaku, karena dakwah, hidayah, dan jalan lurus ini adalah hak setiap insan. Buku Syarah Tarbiyah yang ada di hadapan pembaca ini hanyalah merupakan sebagian kecil dari upaya-upaya penikmatan tersebut.

Hal mendasar yang mendorong kami melakukan abstraksi dan menulis deskripsi ini adalah :

  1. Silabus materi adalah seperti peta buta, maksudnya bahwa pembaca tidak mengerti makna panah-panah yang ada di dalamnya. Apalagi panah tersbut bermakna sebab-akibat; menyebabkan; bagian-bagian; ataukah hubungan yang lain.
  2. Kebutaan tentang makna panah-panah itu menyebabkan sebagian kader cukup menyebutnya sebagai poin-poin secara lepas begitu saja dan membiarkan mereka untuk menafsirkan sendiri-sendiri.
  3. Silabus tersebut telah melewati banyak tangn penerjemah. Bahkan banyak di antara tangan-tangan itu yang tidak berlatar belakang syariah sehingga ada kesalahan di sana-sini.
  4. Ada sebagian penulis yang berusaha menguraikannya namun tidak memberikan gambaran yang jelas tentang alur dan hubungan antara poin-poin yang ada di dalam silabus. Sehingga menambah jauhnya jarak ilmu dan kepahaman.
  5. Kami menemukan sejumlah kesalahan –kemungkinan salah cetak– pada lembaran Kurikulum Tarbiyah yang diterbitkan pertama kali secara legal untuk kalangan terbatas oleh Tim Raudhatul Jannah, Kelompok Kajian Manhaj Tarbiyah.
  6. Kesalahan tersebut sempat berlanjut pada buku-buku yang merujuk kepadanya. Bahkan, kami menemukan ditukil begitu saja tanpa perubahan sedikitpun

Itulah beberapa alasan kami, hingga tak terasa memacu kami untuk bersegera menyelesaikan amanah dakwah ini. Semoga apa yang kami lakukan dapat merangsang pergerakan dakwah yang lebih intens dan lebih berkembang. Tentu saja, kemajuan tersebut harus senantiasa diimbangi dengan upaya menjaga orisinalitasnya.

Upaya menjaga ashalatul manhaj ini tetap harus dilakukan. Itulah komitmen yang harus selalu kita bangun, dan partisipasi anda dalam proyek ini sangat kita harapkan.

Solo, Juni 2005

Jasiman, Lc.

DSC_0365
Penerbit Aulia Press Solo

 

[Daftar Isi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s